Jumat, 10 Oktober 2014

ETIKA MENULIS DI INTERNET




A.Latar Belakang Masalah
            Media internet berpengaruh besar dalam dunia pendidikan saat ini, tidak hanya pendidikan melainkan untuk berinteraksi satu sama lain dengan orang yang sudah atau belum dikenal. Karena seiring berkembangnya teknologi di masa kini, juga kemudahan akses untuk berhubungan langsung dengan media internet, belakangan ini banyak kasus yang terangkat ke media masa, hingga sampai diselesaikan secara hukum. Tentunya sangat disayangkan hal tersebut bisa terjadi. Maka perlu di cermati beberapa penjelasan tentang aturan-aturan yang harus di pahami untuk mengakses media internet.
B.Rumusan Masalah
1. Pengertian Internet
2. Pengertian Etika
3. Hubungan Etika dan Internet 
C.Tujuan Penulisan
1. Agar penulis dan pembaca dapat menggunakan internet dengan baik dan benar
2. Dapat mengetahui cara beretika di media internet

PEMBAHASAN
A.PENGERTIAN INTERNET
Secara harfiah, internet (kependekan dari interconnected-networking) adalah rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking. Atau dengan kata lain, definisi internet adalah jaringan besar yang saling berhubungan dari jaringan-jaringan komputer yang menghubungkan orang-orang dan komputer-komputer diseluruh dunia, melalui telepon, satelit dan sistem-sistem komunikasi yang lain.
B.PENGERTIAN ETIKA
Dalam kamus besar bahasa indonesia, pengertian etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan buruk, tentang hak dan kewajiban moral, nilai-nilai dan norma-norma moral yang menjadi pegangan seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya. Tetapi dapat juga diartikan, etika merupakan kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak atau kode etik.

C.HUBUNGAN INTERNET DENGAN ETIKA
Etika di Internet dikenal dengan istilah Netiquette (Network Etiquette), yaitu semacam tatakrama dalam menggunakan Internet. Etika, lebih erat kaitannya dengan kepribadian masing-masing. Jadi tidak semua pengguna Internet mentaati aturan tersebut. Namun ada baiknya jika kita mengetahui dan menerapkannya. Dibawah ini ada beberapa etika yang dapat diterapkan antara lain:
Beberapa etika yang harus di pahami dalam penggunaan akses internet.

1. Jagalah kehormatan diri Anda di Internet sebagaimana Anda menjaganya
dalam kehidupan nyata. Jangan hanya karena Anda merasa tidak dikenali lalu
berlaku kasar atau tidak pantas.
2. Ingatlah bahwa di Internet Anda berhubungan dengan manusia, bukan cuma
komputer. Perlakukanlah mereka sebaik perlakuan yang anda inginkan dari mereka. Bisa juga dibalik. Perlakuan yang Anda terima akan sepadan dengan
cara anda memperlakukan mereka.
3. Jangan memboroskan bandwidth dan waktu akses dengan mengirim grafik,
gambar dsb. Kecuali memang tak terhindarkan.

4. Jangan terdorong untuk selalu kontroversial. Dunia ini sudah penuh
keragaman. Hargailah pendapat orang lain dan jangan memaksakan pendapat.
Jangan memulai atau memprovokasi pertengkaran yang dapat dihindarkan atau
dihentikan.

5. Berbagilah pengetahuan yang berharga. Internet akan berkembang terus dan
akan semakin mudah diakses. Saling berbagilah untuk meningkatkan kualitas
diri.


6. Hindarkan anak anak dari informasi yang belum sesuai bagi pertumbuhannya.
Internet adalah sumber informasi tanpa batas dan sangat mudah untuk
meningkatkan pengetahuan dan wawasan. Awasilah bagaimana anak Anda
menggunakan internet.

7. Jangan melanggar hukum. Hukum yang berlaku didunia nyata, banyak yang
juga berlaku di Internet, termasuk hak perorangan, kecurangan dan
penyesatan, hak cipta dan merk, gangguan, hujatan dan masalah kerahasiaan.
Berlaku wajarlah seperti didunia nyata.

8. Hormatilah privasi peserta lainnya. Jangan menyebar e-mail address
seseorang tanpa ijin, seperti halnya kita tidak meyebarkan nomor telepon
seseorang semaunya. Juga jangan mendaftarkan email orang lain ke milis atau
newsgroup tanpa seijinnya.

9. Jangan memanfaatkan keberadaan anggota group untuk tujuan lain.
Keberadaan banyak orang di Internet memang dapat dimanfaatkan untuk bisnis,
tetapi tidak semua milis atau news group pantas untuk itu.

10. Siaplah memaafkan kesalahan seseorang Internet dihuni banyak orang,
bukan komputer Dan manusia dapat saja berbuat salah.

itulah beberapa etika yang harus di pahami dalam menggunakan atau mengakses internet. Demi kenyamanan bersama maka tata cara menulis yang baik dan benar di internet juga harus di pahami. Berikut beberapa tata cara menulis yang baik dan benar di internet :

CARA MENULIS YANG BAIK

1. Gunakan bahasa yang sopan.

2. Jangan berteriak-teriak. Menulis dengan mengaktifkan huruf besar (kekunci Caps Lock) dapat diartikan sebagai pertanda kemarahan dan kurang ajar. Orang mungkin menganggap anda sebagai pengguna internet yang tidak baik, atau tidak sopan sama sekali. Anda tentu pergi sekolah dan belajar membuat karangan, jadi gunakan ilmu tersebut. Gunakan huruf besar dan kecil pada tempatnya, bukan huruf besar kesemuanya, ataupun ayat yang tunggang-terbalik.

3. Kenali dengan siapa anda bicara Salah satu siasat perang Tzun Zu (atau Shin Zui ya? ) adalah “kenali dirimu dan kenali lawanmu maka kau akan selamat dalam pertempuran”. Mengenali lawan bicara kita akan membuat kita lebih berhati-hati dalam menulis. Jika belum mengenali siapa lawan bicara (atau lebih tepatnya lawan menulis ya?), gunakan bahasa yang umum. Tidak gaul dan sedikit resmi tidak masalah yang penting tidak menimbulkan masalah.

4. Jangan lebay (berlebihan) Lebay adalah bahasa gaul yang saat ini sedang ngetrend. Berlebihan dalam memakai tanda baca dan huruf.

5. Jangan asumsikan bahwa anda berhak mendapatkan jawaban.

6. Beri judul yang sesuai dan deskriptif.

7. Jelaskan masalah anda secara detil berikut dengan data yang ada.

8. Buat agar e-mail anda informatif dan tidak asal panjang lebar.

9. Tulis pertanyaan anda dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

10. Jangan langsung mengklaim bahwa kesalahan ada pada pihak lain.

11. Jelaskan dan paparkan masalahnya, bukan tebakan anda.

12. Buat kesimpulan setelah permasalahan anda terjawab.

13.Jika ada yang menjawab dengan kasar, biarkan saja.

14.Jangan tersinggung.

15.Jangan posting ulang pertanyaan anda.

16.Jangan melakukkan personal attack.

17.Jangan menulis hal-hal yang berbau SARA dan Pornografi.

Pasal Pasal yang menerangkan tentang pelanggaran penggunaan akses internet yang salah.
Pada UU ITE perbuatan yang dilarang menyangkut isi tulisan tertuang pada BAB VII pasal 27 ayat satu sampai empat dan pasal 28 ayat satu dan dua.

Pasal 27

(1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/ataumembuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.

(2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/ataumembuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatanperjudian.

(3) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/ataumembuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatanpenghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

(4) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/ataumembuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatanpemerasan dan/atau pengancaman.

Pasal 28

(1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik.

(2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Mengenai ketentuan pidananya tertuang pada BAB XI Pasal 45 ayat 1 dan 2
Pasal 45

(1) Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1),
ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

(2) Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (1) atau ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

KESIMPULAN
Dalam menggunakan internet atau dalam menulis, memauat, mengakses internet. Sebaiknya pahami dulu aturan aturan yang berlaku baik dalam perundang undangan, maupun dalam etika yang berlaku dalam mengakses internet.



DAFTAR PUSTAKA
http://budinugroho24.wordpress.com/about/pengertian-internet-atau-definisi-internet-2/http://ainamutia27.blogspot.com/2012/10/etika-menulis-di-internet.html
http://riopanji.blogspot.com/search?updated-min=2015-01-01T00:00:00-08:00&updated-max=2016-01-01T00:00:00-08:00&max-results=3 




Senin, 30 Juni 2014

Pengertian Open Loop dan Close Loop


Open Loop

          Open loop control atau kontrol lup terbuka adalah suatu sistem yang keluarannya tidak mempunyai pengaruh terhadap aksi kontrol. Artinya, sistem kontrol terbuka keluarannya tidak dapat digunakan sebagai umpan balik dalam masukan.
          Dalam suatu sistem kontrol terbuka, keluaran tidak dapat dibandingkan dengan masukan acuan. Jadi, untuk setiap masukan acuan berhubungan dengan operasi tertentu, sebagai akibat ketetapan dari sistem tergantung kalibrasi. Dengan adanya gangguan, system control open loop tidak dapat melaksanakan tugas sesuai yang diharapkan. System control open loop dapat digunakan hanya jika hubungan antara masukan dan keluaran diketahui dan tidak terdapat gangguan internal maupun eksternal.
contoh : pemanggang roti, pencuci piring, eskalator, mesin cuci dan lain-lain
contoh pembahasan  :
Pemanggang Roti
          Sejenis dengan mesin pencuci piring. Pemanggang roti hanya bekerja berdasarkan waktu, tidak ada umpan ballik apakah roti yang dipanaskannya sudah matang atau belum. Sehingga masukkan, dalam hal ini tingkat kematangan roti yang diinginkan bisa jadi akan berbeda dengan keluaran yang diharapkan. Potongan roti yang terlalu besar bisa menyebabkan roti yang dimasukkan kedalam pemanggang menjadi tidak matang. Namun roti yang tidak matang tersebut tetap saja menjadi keluaran dari mesin tersebut. Pemanggang roti tidak akan memanaskannya lagi hingga matang.
  • Kelebihan Sistem Pengaturan Loop Terbuka

  1. Memiliki konstruksi yang sederhana
  2. Biaya pemeliharaan lebih terjangkau
  3. Tidak ada masalah dalam hal stabilitas
  4. Lebih cocok digunakan jika output sulit diukur

  • Kelemahan Sistem Pengaturan Loop Terbuka

  1. Perlu kalibrasi sistem secara teratur
  2. Bisa digunakan jika telah mengetahui hubungan input dan output
  3. Bisa digunakan jika tidak ada gangguan internal dan eksternal
  4. Output pada sistem akan berubah terhadap waktu

Close Loop
          Sistem kontrol lup tertutup adalah sistem kontrol yang sinyal keluarannya mempunyai pengaruh langsung pada aksi pengontrolan, sistem kontrol lup tertutup juga merupakan sistem kontrol berumpan balik. Sinyal kesalahan penggerak, yang merupakan selisih antara sinyal masukan dan sinyal umpan balik (yang dapat berupa sinyal keluaran atau suatu fungsi sinyal keluaran atau turunannya, diumpankan ke kontroler untuk memperkecil kesalahan dan membuat agar keluaran sistem mendekati harga yang diinginkan. Dengan kata lain, istilah “lup tertutup” berarti menggunakan aksi umpan – balik untuk memperkecil kesalahan sistem.
menunjukkan hubungan masukan dan keluaran dari sistem kontrol lup tertutup. Jika dalam hal ini manusia bekerja sebagai operator, maka manusia ini akan menjaga sistem agar tetap pada keadaan yang diinginkan, ketika terjadi perubahan pada sistem maka manusia akan melakukan langkah – langkah awal pengaturan sehingga sistem kembali bekerja pada keadaan yang diinginkan.
contoh : lampu taman, lemari es dan lain-lain
contoh pembahasan : 
lampu taman
          Jika menurut saya lampu itu termasuk kedalam loop tertutup karena memiliki kondisi eror sehingga harus adanya pengulangan agar kondisi yang diinginkan tercapai. Masukan yang diharapkan adalah cahaya yang redup agar sensor mengirim sinyal supaya lampu menyala tetapi apabila sensor tidak menangkap cahaya redup maka akan terjadi eror dan sensor harus mengulang sampai kondisi yang diinginkan tercapai, demikian pemaparan lampu taman yang masuk kedalam loop tertutup.
  • Kelebihan Sistem Pengaturan Loop Tertutup

  1. Memiliki ketelitian yang terjaga
  2. Dapat mengetahui karakteristik dan perubahan pada plant
  3. Ketidakliniearan antar komponen pada sistem tidak terlalu menggangu

  • Kelemahan Sistem Pengaturan Loop Tertutup

  1. Perawatannya lebih rumit
  2. Memerlukan biaya yang mahal
  3. Cenderung ke arah osilasi


sumber :
http://www.geyosoft.com/2013/perbedaan-sistem-pengaturan-loop-terbuka-dan-tertutup
http://wisnukusbandono.blogspot.sg/2013/03/pengertian-open-loop-dan-close-loop.html

Minggu, 29 Juni 2014

ANALISA


Analisa catu daya
Pada Pembuatan Catu daya variabel tegangan output catu daya variabel bermacam-macam (bervariasi),seperti:
Untuk catu daya yang mempunyai output +5 volt dan -5 volt  menggunakan IC 7805 dan IC 7905 Untuk catu daya yang mempunyai output +10 volt dan -10 volt menggunakan IC 7812 dan IC 7912
sedangkan Untuk catu daya yang mempunyai output Variabel sendiri menggunakan IC 337 dan IC 317
pada pembuatan catu daya variabel yang telah saya rakit mempunyai 3 rangkaian dimana rangkaian tersebut mempunyai keluar yang berbeda pada setiap rangkaian.
Pada rangkaian catu daya variabel digunakan potensio untuk mengatur tegangan outputan-nya sendiri.Dimana potensio akan mengatur tegangan yang akan dikeluar.Pada umumnya Catu daya mempunyai tegangan yang tetap atau yang telah kita tentukan sendiri.Untuk catu daya variabel sendiri mempunyai keuntungan tersendiri yaitu kita dapat mengatur tegangan yang kita inginkan dan tidak bertumpu pada satu tenggangan output saja.
Jadi pada perakitan catu daya variabel yang menjadi peranan penting adalah IC 337 dan IC 317 dan juga potensio yang digunakan.
Analisa open loop dan close loop
Open loop control atau kontrol lup terbuka adalah sebuah sistem yang keluarannya tidak mempunyai pengaruh terhadap aksi kontrol.
Kelebihan  Loop Terbuka
  1. konstruksi  sederhana
  2. Biaya pemeliharaan murah
  3. Tidak ada masalah dalam hal stabilitas
  4. cocok digunakan jika output sulit diukur 

Kelemahan Loop Terbuka
  1. Perlu kalibrasi sistem secara teratur
  2. Bisa digunakan jika telah mengetahui hubungan input dan output
  3. Bisa digunakan jika tidak ada gangguan internal dan eksternal
  4. Output pada sistem akan berubah terhadap waktu

 
Sistem kontrol loop tertutup adalah sebuah kontrol yang sinyal keluarannya mempunyai pengaruh langsung pada aksi pengontrolan.
Kelebihan Loop Tertutup
  1. Ketelitiannya lebih baik dibanding yang terbuka
  2. Bisa mengetahui karakteristik dan perubahan pada plant
  3. Ketidakliniearan antar komponen pada sistem tidak terlalu menggangu

Kelemahan Loop Tertutup
  1. Perawatannya agak sulit dan rumit
  2. Biayanya mahal
  3. Cenderung ke arah osilasi

Pemebuatan Catu Daya Dengan FlowChart (Algrt dan Pemograman Kasus Elektro )


Langkah Pembuatan Alat
Langkah – langkah untuk membuat ouput adalah  sebagai berikut:

  1. Membuat gambar skematik rangkaian yang akan dibuat.
  2. Dari gambar skematik yang telah dibuat selanjutya membuat tata letak untuk penempatan komponen.
  3. Menyambungkan jalur jalur untuk tata letak komponen yang nantinya akan menjadi layout.
  4. Membuat layout atau tampak bawah disalin ke papan PCB dengan spidol FM.
  5. Mengayak atau mengecing papan PCB yang telah tersalin layout tersebut ke dalam larutan Klorid di sebuah wadah.
  6. Butuh waktu yang cukup dalam mengayak atau  mengecing papan PCB agar layout dapat tercetak.
  7. Layout yang telah tercetak dibersihkan dari tinta spidol FM dengan tinner atau dengan amplas halus.
  8. Memasang komponen komponen yang dipakai ke papan PCB dan menguatkan kaki kaki komponen dengan timah yang dipanaskan dengan solder.
  9. Komponen pertama yang dipasang adalah dioda bridge, 4 buah kaki yang berisi simbol +, -, dan 2 buah simbol ~.1 kaki yang berisi gambar ~ dihubungkan dengan travo yang berisi angka 12V, dan kaki yang bergambar ~ yang lainnya dihubungkan dengan travo yang berisi tanda 0. Kemudian kaki dioda yang bergambar + dihubungkan dengan kaki + capasitor, dan kaki dioda yang berisi gambar -, dihubungkan dengan kaki – kapasitor.
  10. Kemudian kaki + capasitor dihubungkan dengan kaki input dari IC kaki, dan kaki – kapasitor dihubungkan dengan kaki Ground/- dari IC.
  11. Setelah itu kaki ke tiga dari IC yang merupakan kaki keluaran yang harus di hubungkan dengan kaki + kapasitor yang ke 2, dan Ground dari IC  dihubungkan dengan kaki – dari kapasitor ke 2.
  12. Setelah itu pada kaki + kapasitor ke  dipasangkan ke salah satu kaki resistor 1k ohm dan kaki yang satunga dari  resisitor ini dihubungkan pada kaki + dari LED, kemudian kaki – dari LED di hubungkan pada kaki – kapasitor ke 2.
  13. Setelah komponen terpasang dengan kuat dan tepat pemasangannya, kaki kaki komponen yang berlebih dipotong menggunakan tang potong.
  14. Dan yang terakhir adalah memasang kaber AC yang sudah berisi sekring pada travo. Cara pemasangannya sangat mudah yaitu memasangkan salah satu bagian kabel AC ke travo yang berisi tanda 220V dan bagian lain dari kabel AC dipasangkan pada travo yang bertandakan 0 di sebelah tanda 220V.
  15. Setiap komponen yang dipasang haruslah lengkap dan tepat, seperti IC 7805 dan IC 7905 untuk output +5volt dan -5volt. IC 7812 dan IC 7912 untuk output +12 volt dan -12 volt. Serta IC 337 dan IC 317 untuk output variabel.
  FLOWCHART






Rabu, 18 Desember 2013

Depresiasi



Teori Depresiasi, Metode dalam Depresiasi dan Contoh - Contoh  Kasusnya


 


Depresiasi adalah penurunan dalam nilai fisik properti seiring dengan waktu dan penggunaannya. Dalam

konsep akuntansi, depresiasi adalah pemotongan tahunan terhadap pendapatan sebelum pajak sehingga

pengaruh waktu dan penggunaan atas nilai aset dapat terwakili dalam laporan keuangan suatu

perusahaan.

Depresiasi adalah biaya non-kas yang berpengaruh terhadap pajak pendapatan.

Properti yang dapat didepresiasi harus memenuhi ketentuan berikut:

1. Harus digunakan dalam usaha atau dipertahankan untuk menghasilkan pendapatan.

2. Harus mempunyai umur manfaat tertentu, dan umurnya harus lebih lama dari setahun.

3. Merupakan sesuatu yang digunakan sampai habis, mengalami peluruhan/ kehancuran, usang, atau

mengalami pengurangan nilai dari nilai asalnya.

4. Bukan inventaris, persediaan atau stok penjualan, atau properti investasi.

Properti yang dapat didepresiasi dikelompokkan menjadi:

- nyata (tangible): dapat dilihat atau dipegang. Terdiri dari properti personal (personal property) seperti

mesin-mesin, kendaraan, peralatan, furnitur dan item-item yang sejenis; dan properti riil (real property)

seperti tanah dan segala sesuatu yang dikeluarkan dari atau tumbuh atau berdiri di atas tanah tersebut

- tidak nyata (intangible). Properti personal seperti hak cipta, paten atau franchise.



2 Definisi-Definisi



Basis, atau basis harga: biaya awal untuk mendapatkan aset (harga beli ditambah pajak), termasuk biaya

transportasi dan biaya lain sampai aset tersebut dapat digunakan sesuai fungsinya.

Basis (harga) yang disesuaikan: harga awal aset disesuaikan dengan kenaikan atau penurunan yang

diperkenankan. Misal: biaya perbaikan aset dengan umur manfaat lebih dari setahun meningkatkan

basis harga awal, dan kecelakanna atau kecurian menurunkan harga awal.

Nilai (harga) buku: nilai properti (aset) sesuai dengan laporan akuntansi, yang mewakili jumlah modal yang masih diinvestasikan pada aset tersebut. Sama dengan harga awal (termasuk segala penyesuaian) dikurangi dengan pengurangan karena depresiasi. Nilai buku suatu aset pada akhir

tahun ke-k dirumuskan dengan:





(NILAI BUKU)K = Basis harga yang disesuaikan n - kj=I (pengurang n depresiasi)











Nilai buku k basis harga yang disesuaikan - pengurangan depresiasi.

Harga pasar: nilai yang dibayar seorang pembeli kepada penjual aset dimana masing-masing mendapatkan keuntungan dan bertindak tanpa paksaan.

Periode perolehan kembali (recovery period): jumlah tahun dimana basis (harga) suatu aset diperoleh kembali melalui proses akuntansi. Disebut juga umur manfaat (klasik) atau kelas properti atau umur kelas.

Tingkat perolehan kembali: persentase untuk setiap tahun periode perolehan kembali, yang digunakan untuk menghitung pengurangan karena depresiasi tahunan.

Nilai sisa: perkiraan nilai aset pada akhir umur manfaatnya, merupakan harga jula suatu aset jika tidak lagi digunakan untuk proses produksi oleh pemiliknya.

Umur manfaat: perkiraan periode waktu pemakaian aset (properti) dalam kegiatan produktif atau untuk menghasilkan pendapatan.

3 Metode Perhitungan Depresiasi

Secara umum, metode perhitungan depresiasi dibagi dua, yaitu:

1. Metode klasik, terdiri dari:

a. Metode garis lurus (straight-line, SL)

b. Metode declining balance (DB)

c. Metode sum-of-the-years-digits (SYD)

2. Sistem perolehan biaya dipercepat termodifikasi (Modified Accelerated Cost Recovery System, MACRS)




Metode Garis Lurus

Metode ini mengasumsikan bahwa aset terdepresiasi secara konstan setiap tahunnya selama umur manfaatnya.  




Cara Penyusutan : - Linier
                                    - Cembung
                                    - Cekung





1. Garis Lurus (Linier)/Straight Line Depreciation














dk= (B-SVN): N
dk* = k dk untuk1k N
BVk = B-dk*

Atau










dimana:

N = umur manfaat

B = basis harga, termasuk penyesuaian

dk = pengurangan depresiasi pada tahun ke k (1 k N)

BVk = nilai buku pada akhir tahun ke k

SVN = perkiraan nilai sisa pada akhir tahun ke N

*

k d = depresiasi kumulatif selama tahun ke k

Contoh 1:


I           = 100 jt
L          = 20 jt
N         = 5 Th

dn = d= (100 jt - 20 jt):5 = Rp 16 jt






- Depresiasi s/d tahun ke-3 = D3 = 3 d = 3 x Rp 16 jt = Rp 48 jt

- Nilai buku tahun ke-3    B3       = I – D3
                                                = 100 jt – 48 jt
                                                = 52 jt
 


Metode Declining Balance

Disebut juga metode persentase konstan atau formula Matheson, dengan asumsi bahwa biaya depresiasi tahunan adalah suatu persentase yang tetap dari nilai buku awal tahun. Mengalikan nilai buku tahun sebelumnya dengan suatu faktor yang lebih kecil dari pada 1

Depresiasi suatu aktiva tetap dilihat dari anggapan bahwa aktiva tetap baru sangat besar peranannya dalam usaha mendapatkan penghasilan, peranan aktiva tetap tersebut semakin lama semakin mengecil seiring dengan semakin tuanya aktiva tetap tersebut. Nilai sisa atau nilai residu tidak diikutsertakan dalam perhitungan. Satu-satunya metode depresiasi yang menggunakan nilai buku.

Pembelian melewati tanggal 15 bulan berjalan, depresiasi dihitung pada bulan berikutnya.
Rumus Depresiasi Saldo Menurun :
= { (100%/umur ekonomis) x 2 } x Nilai Perolehan/Nilai Buku

Ilustrasi : PEMBELIAN AWAL TAHUN


CV. Matahari Fajar membeli peralatan pada tanggal 3 Januari 2007 seharga Rp. 50.000.000,- dengan nilai sisa diperkirakan sebesar 5% dari harga perolehan. Umur ekonomis 4 tahun ( nilai sisa tidak digunakan hanya jebakan saja).


Depresiasi 2007 ={ ( 100% /4) x 2 } x Rp. 50.000.000

= Rp. 25.000.000,-

Jurnal pada tanggal 31 Desember 2007 :
D : Beban Depresiasi-Peralatan= Rp. 25.000.000,-
K : Akumulasi Depresiasi-Peralatan========Rp. 25.000.000

Depresiasi 2008 = 50% x ( Rp. 50 jt – 25 jt ) = Rp. 12.500.000

Jurnal pada tanggal 31 Desember 2008 :
D : Beban Depresiasi-Peralatan=Rp. 12.500.000
K : Akumulasi Depresiasi-Peralatan========Rp. 12.500.000

Depresiasi 2009 = 50% x (Rp 50 jt-25jt-12,5jt) = Rp. 6.250.000

Jurnal pada tanggal 31 Desember 2009 :
D : Beban Depresiasi-Peralata=Rp. 6.250.000
K : Akumulasi Depresiasi-Peralatan========Rp. 6.250.000

Depresiasi 2010 = Rp.50 jt – 25jt-12,5jt-6,25jt = Rp. 6.250.000

Jurnal pada tanggal 31 Desember 2010 :
D : Beban Depresiasi-Peralatan=Rp. 6.250.000
K : Akumulasi Depresiasi-Peralatan========Rp.6.250.000

Ilustrasi : PEMBELIAN TAHUN BERJALAN


UD. Halimun Pagi membeli mesin bubut pada tanggal 23 September 2006 seharga Rp. 30.000.000 umur 4 tahun.


Depresiasi 2006 = {(100%/4)x 2 } x 3/12 x Rp.30.000.000 = Rp. 3.750.000

Jurnal pada tanggal 31 Desember 2006 :
D : Beban Depresiasi-Mesin Bubut=Rp. 3.750.000,-
K : Akumulasi Depresiasi-Mesin Bubut=======Rp. 3.750.000,-

Depresiasi 2007 = 50% x (Rp. 30jt-3,75jt) = Rp.13.125.000

Jurnal pada tanggal 31 Desember 2007 :
D : Beban Depresiasi-Mesin Bubut=Rp. 13.125.000
K : Akumulasi Depresiasi-Mesin Bubut=======Rp. 13.125.000

Depresiasi 2008 = 50% x ( Rp.30jt-3,75jt-13,125jt)= Rp. 6.562.500

Jurnal pada tanggal 31 Desember 2008 :
D : Beban Depresiasi-Mesin Bubut=Rp. 6.562.500
K : Akumulasi Depresiasi-Mesin Bubut=======Rp. 6.562.500

Depresiasi 2009= 50% x (Rp.30jt-3,75jt-13,125jt-6,5625jt)=Rp. 3.281.250

Jurnal pada tanggal 31 Desember 2009 :
D : Beban Depresiasi-Mesin Bubut=Rp. 3.281.250
K : Akumulasi Depresiasi-Mesin Bubut=======Rp. 3.281.250

Depresiasi 2010 = Rp. 3.281.250 ( sisanya saja)

Jurnal pada tanggal 30 September 2010 :
D : Beban Depresiasi-Mesin Bubut=Rp. 3.281.250
K : Akumulasi Depresiasi-Mesin Bubut=======Rp3.281.250



 Metode Sum-of-the-Years-Digits (SYD)

Untuk menghitung deduksi depresiasi dengan metode SYD, angka-angka yang berkaitan dengan angka untuk setiap umur tahun yang diizinkan berada dalam urutan pertama dalam urutan yang terbalik.kemudian, jumlah dari angka-angka itu ditentukan.Faktor depresiasi untuk setiap tahun merupakan angka dari daftar urutan terbalik untuk tahun tersebut dibagi dengan jumlah angkanya. Digit yang digunakan pada metode SYD adalah sisa umur manfaat dari aset. Faktor depresiasi adalah sisa umur aset dibagi dengan jumlah total digit.

Contoh:



Tahun
Angka Tahunan Dalam urutan terbalik (digits)
Faktor Depresiasi SYD
1
5
5/15
2
4
4/15
3
3
3/15
4
2
2/15
5
1
1/15
Jumlah Angka
15




Depresiasi untuk setiap tahun adalah hasil dari faktor depresiasi SYD untuk tahun tersebut dan selisih antara cost basis (B) dan estimasi akhir SV.

2.4              Keseimbangan Menurun yang dialihkan ke Garis Lurus

Karena metode keseimbangan menurun tidak pernah mencapai BV yang nol, maka di perbolehkan untuk pindah dari metode ini ke metode garis lurus sehingga SVN aset akan menjadi nol (atau jumlah-jumlah lain yang diingnkan). Metode ini juga digunakan untuk mengkalkulasi tingkat pemulihan MACRS.

2.5              Metode Produksi-Unit
Semua metode depresiasi yang di bahas di sini berdasarkan pada waktu yang sudah lewat (tahun) yang mana teori tersebut menyatakan  bahwa nilai barang yang menurun sebagian besar merupakan fungsi dari waktu. Apabila penurunan nilai kebanyakan dari fingsi penggunaan, depresiasi berdasarkan dari metodenya mungkin tidak tercermin dalam entuk tahun. Metode produksi-unit biasa digunakan dalam kasus seperti ini.





Sumber :http://fikrytrynugroho.blogspot.com/